Perihal cinta kita,
Takada yang megah
Takada yang mewah didalamnya
Tentulah sesekali ia menginginkannya

….Seperti kehendakmu
akan gaun dan tas tenteng
Atau bermanja – manja memintaku
menemanimu memilih make up
saat kehabisan bedak

Cinta kita,
lebih sering menghela nafas
Seperti saat kita hanya bisa melongok dari luar jendela toko perhiasan

Karena uang yang kupunya
hanya cukup untuk membelikanmu semangkuk soto ayam

Cinta kita,
Ia sederhana
Sesederhana tawa anak-anak
yang bermain di taman kota saat senja

Cinta kita,
Sesederhana itu
Membayangkan kau dan aku
berboncengan menemani anak-anak bermain sepeda

Tak megah nan mewah bukan?