Tak mau terlelap
mata adalah kendaliku, sebebas aku menatap senyummu
ada wahyu yang seakan turun
layaknya nabi, aku berkeringat dan menggigil

Tak mau ku terlelap
walau malam mengaduh, walau bintang berkedip merayu
cahaya mulai bermain dengan kegelapan
sauh telah terangkat dan layar terkembang

Aku tak mau terlelap
memilih diri bercanda dengan waktu
sambil sesekali menggoda embun
menghirup wangi kopi
sisa gilinganmu tadi pagi

Tak suka aku terlelap
tak lagi aku pikirkanmu jika terlelap
tak lagi rindu ada, merasakan sayatan berdarah di hati
resapi garam yg sengaja kutabur di atasnya
agar rindu lebih terasa

Jangan paksa aku terlelap
aku tak suka bermimpi!
aku tak kuasa mengendalikan mimpi!

Aku bohong jika tak pernah lupakanmu
lelap pembunuh nomor satu rinduku
mimpi menelan habis lukisan senyummu pada senja
Aku lupa!
mimipiku tak selalu tentangmu, percayalah
lanjutkan rindu dalam mimpi itu kebodohan terbesar

Tak mau terlelap
karena aku sedang merindumu.