Semua mengabarkan padaku
saraf mereka tersuntik
tertidur terlena begitu lama…

 

Aku di ambang kesadaranku,
nyawaku menarik ragaku kembali bangun,
di antara separuh purnama
aku melolong meminta subuh disegerakan hadir

Dunia semu yang semu ini
tampak begitu semu di sini,
di antara sepiku
kutemui keakraban kembali,
puing-puing diriku
berserakan di perjalanan pulang..

aku mencoba menjadikannya nyata
dengan mencoba terbangun
mengusir aku yang dulu bukan aku
tetap merangkul kasih sayang yang pernah terbit.

Ijinkan aku sembuh dari canduku,
ijinkan sarafku tak tergolek,
ijinkan aku terbangun dan merangkul mereka nyata.