Satu-dua keping terkecil pun menjadi sesuatu yang sangat berharga. Membuat kita merasa bahwa jalan kita pernah bersilangan pada masa lalu. Bukan hanya dua orang asing yang kebetulan bertemu dalam sebuah persimpangan.

 

Saat merekatkan keping-keping kecil itu menjadi kegiatan yang begitu menyenangkan. Dan, tentu akan lebih menyenangkan ketika bisa melihat wujud kepingan itu. Bagai kita diberi potongan-potongan puzzle yang tak pernah kita tahu apa bentuknya, tetapi entah kenapa kita merasa itu adalah sesuatu yang manis. Sesuatu yang akan memberi kita kebahagiaan ketika mencoba merangkainya, [semoga].

 

Saat kita menemukan sebuah kenangan kecil lagi di dalam langkah kita, maukah kau berhenti sejenak? meraihnya dengan tanganmu, lalu menyimpannya di saku baju, membuatnya merasa aman berada di situ. Dan, maukah kau membawakannya untukku. Sembari kita berdoa bahwa itu potongan terakhir kepingan puzzle yang sedang kita terka-terka apa bentuknya.

 

Suatu ketika, kita akan tahu. Mungkin, kita hanya perlu waktu dan membubuhinya dengan satu dua keping harapan.  Dan akan kita tambahkan satu dua keping senyuman di antara jeda-jeda kosong yang membuat kita pusing dengan apa harus mengisinya.

 

Aku percaya kita bahagia.